27.8 C
Jakarta
Tuesday, May 21, 2024

Perkenalkan Budaya dan Tempat Wisata dengan Solo Riding

Dalam Kehidupan seseorang pasti memiliki hobby juga passion. Hobby dan passion bedanya relatif tipis, kata passion ini kerap kali kita dengar dalam keseharian kita, entah saat berdiskusi, saat berkumpul dengan teman-teman sambil ngobrol santai atau didalam podcast-podcast dan channel-channel youtube. 

Passion Biasanya dikait-kaitkan dengan minat atau bakat dari seseorang berdasarkan motivasi dan keinginan yang kuat bagi seseorang dalam melakukan sesuatu dengan semangat yang menggebu-gebu dan menjadi bagian dari rutinitas individu tersebut. 

Sedang hobbi selintas terdengar mirip dengan passion, namun sebetulnya kedua hal tersebut adalah dua hal yang tidak sama, hobi adalah sesuatu yang digemari oleh seseorang di masa senggangnya guna membunuh waktu, menghilangkan kejenuhan atau menghibur diri.

Hobi disini sifatnya berubah-ubah atas dasar kesenangan atau suka tidak sukanya seseorang dalam melakukan sesuatu dan tidak menjadi rutinitas, sehingga ada seseorang kadang berganti hobi lainnya, atau bahkan ada yang meninggalkan hobi tertentu. 

Sama halnya dalam dunia otomotif, hobbi dan passion juga menjadi bagian dari kehidupan, ya sebut saja dia adalah Arman Abidin yang lebih akrab dikenal dengan Aim, dia adalah seorang arsitektur yang memiliki passion akan motor, khususnya solo riding. 

Dalam kesehariannya bro Aim ini adalah sosok dari seorang pimpinan perusahaan yang bergelut dalam bidang desain dan arsitektur, lantas apakah yang menyebabkan bro Aim ini memiliki passion yang kuat akan Motoran? Passion terhadap motor ini bisa dibilang sekitar 10 tahun lalu, berawal dari rasa bosannya terjebak macetnya Jakarta saat pergi ke Kantornya dengan mobil pribadinya. dari situlah Bro Aim berpikiran bahwa di Jakarta ini sudah tidak bisa lagi naik mobil, maka diputuskannyalah untuk membeli motor. 

Pada awalnya Bro Aim masih bingung untuk memilih motor apa yang cocok untuk ditungganginya, setelah berkonsultasi dengan salah satu builder motor kustom yang juga saudara sepunyanya. akhirnya diputuskan untuk membeli motor GSX250 tahun 2001 atas rekomendasi dari saudara sepupunya yang juga seorang builder motor primo 116.

Karena Bro Aim tidak mau motornya terlihat biasa-biasa aja maka motor tersebut dimodifikasi menjadi motor kustom bergaya cafe racer, selain suka dengan motor, hobby yang disukainya yaitu traveling, adventure dan hal-hal yang menantang andrenaline nya. sebelum berkecimpung dengan motor, Aim lebih dulu terjun dalam dunia off-road mobil dengan mobil jeep nya sejak SMA. 

Sebelum terjun dunia motor, lebih dahulu bergelut dengan jeep
Sebelum terjun dunia motor, lebih dahulu bergelut dengan jeep

Awalnya Aim tidak banyak tahu dunia touring, karena naik motor awalnya merupakan solusi untuk terhindar dari kemacetan Jakarta, akhirnya kenal dengan beberapa teman-temannya tentang asyiknya touring, alhasil hoby dan passion motoran solo mulai digeluti dengan serius, dengan motor caferacernya itu Aim melanglang buana ke berbagai wilayah di Indonesia bengkulu, padang, medan, makasar menado dan wilayah-wilayah di jawa.

Hobby baru yang digeluti ini akhirnya berkesempatan untuk memiliki motor yang lebih nyaman dan dibelilah motor KTM untuk diajak berpetualang hingga akhirnya di Jawa timur Aim bisa mengetahui tempat wisata yang belum banyak diketahui orang yaitu wisata “Betoh soon “  yang dikenal juga dengan stonehenge van java, batu yang bertumpuk tumpuk seperti wisata stone henge di Inggris yang letaknya di Bondowoso. 

Dengan solo riding Aim berobsesi untuk memperkenalkan tempat-tempat wisata dan budaya yang ada di Indonesia melalui Vlog di chanel Aim motovlog. sudah banyak tempat-tempat wisata air terjun di nusantara ini yang telah di kunjunginya. hingga sekarang koleksi motornya makin bertambah.

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

- Advertisement -

Popular Articles

automoto.id We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications