30.2 C
Jakarta
Thursday, May 30, 2024

Mary Anderson, Penemu Wiper Kaca depan Mobil

Mary Anderson penemu Wiper Mobil, perlengkapan yang satu ini hampir semua mobil ada dan menjadi standar kecuali mobil balap. sayangnya keuntungan dari penemuannya tidak pernah menjadi miliknya.

Automoto – Mary Anderson memiliki sedikit kemampuan, namun pada dasarnya Ia adalah seorang wanita pengembang dan pengusaha real estate, yang membangun apartemen Fairmont di Birmingham, Alabama pada tahun 1890.

Ia kemudian meninggalkan Birmingham untuk menjalankan peternakan sapi dan kebun anggur di Fresco, California, lalu segera kembali ke Alabama karena harus merawat bibinya yang sakit.

Sesuai dengan biografinya, bibinya memiliki koper berisi banyak koleksi emas dan perhiasan berharga, dari sana Mary Anderson hidup dengan nyaman.

Ketika Ia berada didalam gerbong troli (kereta) Kota New York selama musim dingin tahun 1902, Mary Anderson mengamati pengemudi gerbong troli tersebut berjuang untuk melihat melalui lapisan hujan es yang tebal.

Jendela troli tersebut memiliki banyak panel dan dirancang utuk melawan cuaca buruk, tetapi masih mengharuskan pengemudi untuk menghentikan troli dan mengelap jendela kaca troli untuk menjernihkannya.

Rupanya orang-orang menganggap masalah tersebut adalah masalah permanen dan tidak pernah berpikir ada solusi yang lebih baik, 

Mary Anderson melihat masalah ini dan dengan kejernihan yang menakjubkan, menyadari bahwa masalah ini layak untuk dicarikan solusinya.

Ia menyewa seorang desainer untuk mebuat wiper  dari bilah karet yang dioperasikan dengan tangan yang bisa terus menerus membersihkan kaca depan tanpa perlu menghentikan troli juga wipernya.

Karena saat itu mobil belum begitu populer pada tahun 1902, hak patennya yang disetujui pada tahun 1903 belum banyak digunakan secara massal. 

Hak patennya bertahan selama 17 tahun, yang jelas memasuki awal era mobil, dan tentu saja kemungkinan adanya unsur jenis kelamin sehingga penemuan Mary Anderson terhambat, ketika ia menawarkan wiper kaca depan ke sebuah perusahaan di Kanada, mereka menolaknya.

Faktanya perusahaan tersebut dan bahkan menyebutnya alat tersebut mengganggu pengemudi, jelas mengabaikan fakta bahwa pengemudi tidak dapat melihat, hal ini jelas lebih berbahaya.

Anderson tidak pernah menikah dan tidak pernah memiliki anak, hal yang tidak biasa pada masa lalu, terutama didunia yang sangat condong berpihak pada kaum laki-laki .

Mary anderson tidak pernah bisa menjual hak patennya atas penemuannya, bahkan ketika wiper kaca depan yang sebagian besar mirip dengan desainnya, menjadi perlengkapan standar dalam jangka watku 17 tahun patennya.

Pada tahun 1920, Cadillac menggunakan desainnya sebagai desain wiper kaca depan standar, ingatannya masih hidup dan sejak kematiannya pada tahun 1953, pengakuan atas peneuan dan ideanya sudah menjadi hal biasa.

Namu tidak, dia tidak pernah mendapatkan uang royalti dari penemuannya yaitu wiper yang juga menjadi standar perlengkapan setiap mobil hingga di jaman modern ini. 

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

- Advertisement -

Popular Articles

automoto.id We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications