27.8 C
Jakarta
Tuesday, May 21, 2024

Dinamika Budaya Mobil Kustom Di Jepang Berakar Dari Bosozoku

Kalau kita bayangkan sebuah dunia dimana passion terhadap Mobil dengan intensitas yang sangat ekstrim, dan tingkat kesempurnaan serta daya tarik yang ekstrim pula, tentunya hal tersebut mengacu pada negara Jepang dimana mobil selalu dianggap sebagai perpanjangan dari kepribadian dan kreativitas orang yang mengendarainya. 

Automoto – Kepedulian dan passion orang-orang Jepang terhadap budaya mobil kustom kendaraan tidak luput dari hal-hal sebagai berikut: Tuning Mesin merupakan seni dalam memodifikasi mobil dalam setiap detailnya, mulai dari estetika hingga komponen mekanis yang digunakan. untuk mendapatkan hasil dan performa yang lebih menarik yang belum pernah ada sebelumnya. 

Kultur mobil kustom di Jepang berakar dari gerakan Bosozoku, yaitu sebuah gerakan pemberontakan pemuda Jepang yang suka memodifikasi motor dan mobil, sehingga menghasilkan mahakarya kendaraan roda 4 atau roda 2 yang belum pernah ada sebelumnya.

Budaya Bosozoku yang muncul pada tahun 1980-an, mewakili reaksi gerakan Bosozoku terhadap monotonnya pemerintah dan deklarasi kebebasan terhadap konvensi sosial. anggota dari kelompok ini dianggap Outsider yang siap mendobrak segala macam batasan-batasan yang ada, seperti tokoh dalam film protagonis ‘The Savage” yang dibintangi Marlon Brando! namun diluar semangat mereka yang menggebu-gebu, Bosozoku adalah seniman mobil sejati dan memiliki kreativitas dan keahlian yang tidak tertandingi. 

Jika dulunya kehidupan malam di Jepang diramaikan oleh geng-geng preman, kini warisan mereka telah melahirkan gerakan-gerakan yang tidak terlalu ekstrem, namun tetap menggairahkan, apa yang tersisa dari para kaum pemberontak ini menghidupkan para pencinta mobil untuk berkreasi tanpa batas untuk memodifikasi mobil-mobil mereka dengan warna-warna yang menyolok, desain mobil aerodinamis seperti mau lepas landas, dan knalpot-knalpot mobil yang menjulang keatas. 

Yang tidak kalah menariknya lagi di Jepang adalah aksi drifting, gaya mengemudi yang memerlukan pengendalian yang sempurna saat menikung dan ngepot hal ini tentu saja memerlukan keahlian khusus dan keberanian.

Di Jepang drifting dianggap sebagai olahraga dan juga di kompetisikan dalam skala nasional, mobil-mobil yang mereka gunakan antara lain Toyota Supra, Nissan Silvia dan Mazda RX-7, mobil-mobil tersebut mencerminkan esensi dari budaya drift Jepang.

Namun di Jepang, kecintaan terhadap mobil merupakan passion yang melampaui batas geografi dan budaya, bahkan mereka juga menggunakan mobil-mobil Eropa dan Amerika, baik mobil vintage maupun mobil modern. seperti mobil Porsche 911 baik versi yang klasik maupun yang turbo karena memiliki performa yang hebat dan sporty.

Ada juga yang menggunakan mobil Ferrari vintage seperti 308 GTB dan Testarossa, Ferrari 458 Italia, F12 Berlinetta atau Lamborghini Huracan, Chevrolet Corvette dan Dodge Viper, mobil-mobil yang memiliki mesin dahsyat tersebut menjadi idola orang Jepang untuk melakukan drifting.

Kecintaan akan mobil di Jepang bukanlah hanya diri pribadi tetapi juga milik dari komunitas, dari setiap jenis kendaraan memiliki komunitas sendiri-sendiri yang diorganisir dengan baik, atas dasar kesamaan merek, gaya modifikasi, dan lain-lainnya.

Salah satu event pameran mobil ’Tokyo Auto Salon” salah satu acara otomotif di Jepang, tempat mereka memamerkan mobil-mobil modfikasi mereka untuk dinikmati bersama dari setiap pengunjung yang notabena sama-sama satu hobby pengagum mobil modifikasi. sambil menonton kompetisi dan demonstrasi dari mobil-mobil yang ekstrem.

Kekaguman tersebut tidak sebatas pada klub atau komunitas saja, namun dijalanan umum di tokyo juga diramaikan mobil-mobil modifikasi diantara kerlap-kerlip lampu jalanan tokyo, diantara gedung-gedung di Jepang dan diantara lalu-lalang pejalan kaki.

Tak jarang terlihat mobil-mobil modifikasi yang sempat menjadi perhatian orang-orang disekitarnya. deru suara mesin mobil mengaum keras menghiasi suasana kota. banyak mobil-mobil Supercar, mobil vintage yang langka tampak menambah keindahan kota. dan budaya mobil kultur Jepang ini menular ke hampir semua negara termasuk di Indonesia sendiri.

BACA JUGA

Latest Articles

- Advertisement -

Popular Articles

automoto.id We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications