27.8 C
Jakarta
Thursday, May 30, 2024

Casey Stoner Ungkap Asalan Meninggalkan Honda Karena Marc Marquez

Automoto – Mantan pembalap MotoGP asal Autralia, Casey Stoner, baru-baru ini mengakui alasan utamanya meninggalkan Honda adalah karena ia menilai Honda hanya mendengarkan masukan Marc Marquez.

Padahal sebelumnya, Stoner beralasan karena merasa sudah tak bergairah di balapan MotoGP. Selain itu, ia juga mau menghabiskan waktu lebih banyak bersama keluarganya.

Hilangnya gairah Stoner dalam balapan dipicu masalah stres dan popularitasnya sebagai bintang MotoGP. Hal itu diungkap Stoner dalam podcast “Gypsy Tales” awal Februari 2022 lalu.

“Saya kesulitan memahami kenapa saya kesulitan ketimbang orang lain. Orang-orang tidak masalah dengan popularitas dan hal-hal lainnya dalam balapan,” kata Stoner kepada “Gypsy Tales”.

Saat itu Stoner mengaku didiagnosa mengidap gangguan kecemasan, dimana dirinya tak tahu soal itu sebelumnya.

“Saya pikir itu stres. Semua orang stres dalam satu atau lain cara, tapi kecemasan ini mengganggu sampai ke punggung,” sambungnya kala itu.

Ia juga mengakui masalah itu semakin kuat dirasakan di dua musim terakhir karirnya di MotoGP. Semakin baik balapan dirasa semakin dirinya mau mati hingga muncul perasaan benar-benar tak ingin balapan.

“Saya merasakan banyak tekanan dari tim, dari semua orang yang telah membantu saya. Ketika Anda adalah pembalap nomor 1 dan semua orang mengharapkan Anda untuk menang, itu dapat mempengaruhi Anda seperti yang saya alami,” uangkap Stoner.

Karena alasan itulah ia memutuskan untuk pensium dari MotoGP di usia yang masih sangat muda, 27 tahun, bersamaan berakhirnya musim balap 2012.

Padahal saat itu Honda berencana memasangkan Stoner dengan Marc Marquez yang naik kelas dari Moto2 ke MotoGP pada tahun 2013. Namun Stoner malah mengambil keputusan yang mengejutkan banyak pihak.

Saat itu, Marquez yang meraih gelar juara dunia Moto2 dipromosikan naik ke kelas premier mendampingi Dani Pedrosa, tapi Stoner mengungkapkan pabrikan justru lebih mendengarkan masukan Marquez dibanding Dani Pedrosa atau Jorge Martin.

“Inilah alasan utama saya meninggalkan Honda,” ucap Stoner seperti dikutip Gazzetta.

“Kami telah mencapai titik di mana tim Marc mulai menjauh dari indikasi saya. Saya mencoba memperingatkan mereka, mengatakan kepada mereka bahwa jika mereka terus mengikuti Marc, dia akan menjadi satu-satunya yang mampu mengendarai motor itu, dan kecelakaan akan sering terjadi,” kata Stoner.

“Dan saya benar, seperti yang ditunjukkan pada hasil tahun 2015, namun mereka tidak mau mendengarkan saya dan malah memutuskan untuk memindahkan saya.”

Marquez tentu saja memenangkan kejuaraan MotoGP di tahun rookie-nya. Ia memenangkan gelar dalam enam dari tujuh musim pertamanya di kelas premier.

Tapi Honda mengalami periode sulit dan performa motor mereka seolah tak mampu menunjukkan kekuatannya. Hal itu juga diperburuk cedera yang membayangi Marquez selama 3 musim terakhir.

Marquez pun hengkang dari Honda dan bergabung bersama Gresini Ducati.

“Saya tidak menduganya, namun saya memahami bahwa dia telah pergi,” katanya.

“Dengan semua komponen tambahan pada motor ini, sangat sulit untuk memahami apakah dia atau Honda yang melakukan kesalahan,” cetus Stoner.

“Pergi ke Ducati berarti memahami sendiri apa yang dia lawan dalam beberapa tahun terakhir dan melihat apakah dia bisa membuat perbedaan juga di sana,” imbuhnya.

Marquez pergi, Luca Marini datang ke Honda, setelah pencarian panjang di mana Miguel Oliveira, Maverick Vinales dan beberapa talenta muda dari Moto2 sempat dipertimbangkan.

​”Honda telah membangun reputasi buruk selama bertahun-tahun, semua orang akhirnya ingin pergi,” ucapnya.

Yang jadi pertanyaan Stoner, Honda berhasil menang di Austin, tapi mengapa Honda tampil buruk hingga akhir tahun? “Aneh kalau mereka begitu minim meski mampu menang,” tutup Stoner.

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

- Advertisement -

Popular Articles

automoto.id We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications