29.3 C
Jakarta
Friday, July 19, 2024

Strategi Berjalan Mulus, Baginaia Rebut Podium Dari Bayang-Bayang Binder dan Martin

Automoto – Francesco Bagnaia sukses awali musim balap MotoGP 2024 dengan memenangkan seri pembuka di Lusail, Qatar (10/3).

Kemenangan itu bisa saja jadi milik Brad Binder atau Jorge Martin. Tapi Bagnaia lebih berhasil mengontrol kecepatan dan kondisi ban. Sehingga strateginya memimpin sejak awal berjalan mulus.

Di awal balap, jelas terlihat Bagnaia mengatur strategi memimpin sejak awal, namun tampa merusak bannya. Hingga akhirnya ia berhasil membuat jarak dengan pebalap di belakang, Brad Binder dan Jorge Martin.

Kecepatan Bagnaia sepanjang balapan sudah cukup untuk menjaga jarak dari Binder dan Martin.

Di satu titik Binder mampu memperkecil jarak dengan Bagnaia menjadi kurang dari satu detik, namun ketika dia melakukannya, Bagnaia meningkatkan kecepatannya lagi.

“Potensinya adalah untuk melaju lebih cepat. Motornya mampu mencapai 52,2/1 tetapi itu tidak berguna karena putaran seperti ini dapat membahayakan segalanya.

“Saya hanya berusaha sekonstan mungkin. Setiap kali saya melihat Brad meningkatkankan kecepatannya, saya melakukan putaran lain di mana saya menurunkan [kecepatan saya] dua atau tiga persepuluh.

“Saya mencoba mengatur ban belakang dengan sempurna saat keluar dari tikungan karena dengan cara ini lebih mudah mengontrol jarak,” tutur murid Valentino Rossi ini.

Ia mengakui seri pembuka di Lusail jadi awal yang baik dan menjadi langkah penting menuju seri selanjutnya untuk memenangkan kejuaran MotoGP 2024.

“Saya hanya mencoba untuk menjadi sedikit lebih agresif dan saya tahu jika saya memimpin di lap pertama, potensi saya cukup bagus untuk menjaga jarak,” terang Bagnaia.

“Sprint kemarin adalah pelajaran bagus untuk mengubah sedikit pendekatan agar bisa tampil maksimal dengan motor baru. Secara keseluruhan, ini adalah awal musim yang sempurna,” tegasnya.

Selain faktor keberuntungan, kecerdasan Bagnaia mengolah masalah getaran motor saat balapan sukses membawanya meraih podium tertinggi balapan malam di seri pembuka.

Setelah mengalami masalah getaran saat sprint, Bagnaia mengambil sikap berbeda. Pembalap Italia itu berkata bahwa dirinya balapan dengan cara berbeda yang bekerja dengan getaran.

“Saya hanya mengalami sedikit kesulitan dalam dua lap terakhir; hanya di satu sudut jadi itu bekerja dengan baik,” terang Bagnaia.

“Mungkin di Portimao kami tidak akan mengalami masalah ini karena di Portimao treknya memiliki grip yang sangat berbeda. Tapi saya rasa kami tahu betul ke mana harus pergi jika terjadi getaran,” pungkasnya.

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

- Advertisement -

Popular Articles

automoto.id We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications