25.4 C
Jakarta
Friday, July 19, 2024

Kenali Dulu Jenis Mesin Motor, Sebelum Beli Motor

Banyak yang harus dipertimbangkan saat akan membeli motor, karena  beragamnya jenis mesin yang berbeda-beda, sistem ini memiliki kelebihan dan kekurangan, memilih jenis mesin yang tepat tergantung pada tempat dan cara kita berkendar. 

Automoto – Untuk mengetahui sedikit tentang mesin-mesin motor tersebut berikut beberapa hal panduan tentang Mesin motor dari berbagai jenis motor sehigga tidak akan ragu lagi dan tidak menyesal saat sudah membeli motor. 

Perbedaan mesin motor berdasarkan Lay-out nya.

  • Single Cylinder
  • Parallel -Twin
  • V-Twin
  • L-Twin
  • inline
  • V4  (dulunya V5)
  • Flat Twin
  • Rotary
  • Electic
Single-Cylinder engine

Seperti Nama yang disematkan pada mesin ini, “ mesin jenis yang satu ini mengunakan 1 silinder dengan posisi vertikal, Horizontal atau miring. silinder ini memberikan dorongan tenaga, jadi semakin banyak sebuah mesin memiliki silinder maka akan semakin kencang. disinilah terjadinya pembakaran menjadi energi mekanik yang menggerakkan motor kita. setiap silinder terdapat sebuah piston yang mengkonpresi udara dan bahan bakar.

Mesin dengan 1 silinder cenderung relatif murah harganya dan gampang servisnya, desainnya sederhana sehingga mudah untuk di cuci dan diganti sparepartnya. tetapi kekurangannya mesin motor berselinder satu, harus rajin-rajin merawatnya dengan baik, periksa sparepart secara berkala dan sparepart mana yang harus diganti. 

Ukuran mesin diukur dalam satuan sentimeter kubik (CC) hal ini mengacu pada berapa banyak udara dan bahan bakar yang didorong dari dalam mesin, biasanya mesin satu silinder cenderung lebih kecil dibandingkan dengan mesin jenis lainnya, biasanya kisaran 50 cc – 250cc, namun mesin satu silinder bisa berukuran hingga 700 cc maksimal, jika mesin lebih besar akan menyebabkan terlalu banyak getaran saat dikendarai dalam kecepatan tinggi dan harus ekstra hati-hati untuk menjaga keseimbangan.

Motor-motor dengan mesin satu slinder yang pernah populer antara lain ; Honda CB125, Honda Rebel 300, BMW G 310 GS, KTM Duke 390, KTM 690 Duke, dan motor single silinder Honda Super Cub dewasa ini menjadi motor yang paling laris karena mudah dikendarai, perawatannya mudah, unik dan cenderung sebagai motor yang banyak di kastem.

Mesin Parallel Twin Engine

Mesin Parallel dilengkapi dengan 2 silinder, yang menempel pada blok silinder, kedua silinder ini bekerja secara bersamaan, posisinya bisa sejajar vertikal atau horizontal didalam mesin, tapi kadang-kadang ada yang didesain diposisikan pada bagian belakang mesin.

Mesin Twin Parallel berukuran lebih kecil dibanding dengan mesin dua silinder lainnya, biasanya mesin twin parallel banyak digunakan pada motor jenis trail, motor sport dan motor komuter. mesin ini dianggap sebagai mesin pengembangan dari mesin satu silinder terutama dalam hal tenaga dan kestabilannya, tetapi pada mesin ini masih terasa getaran berlebih saat dikendarai kencang.

sama dengan mesin satu silinder, motor menggunakan mesin Twin parallel ii harganya relaitif murah untuk diproduksi dan perawatannyapun juga gampang, memiliki silnder lebih dari satu otomatis ukuran mesin pasti meningkat, hingga berukuran 1000 cc.

Motor dengan mesin Twin Parallel engine yang populer antara lain : Honda CBR500R, BMW F 850 GS, Triumph Thunderbird, Triumph Bonneville Thruxtom dan Honda CRF 1000L Africa Twin. 

Mesin V-Twin Atau L- Twin engine 

Desain mesin 2 silinder dengan posisi deraajat tertentu sehingga membentuk Huruf V atau L, berbeda dengan mesin Twin Parralel, masing masing silinder diletakkan secara terpisah didalam blok silinder, sehingga meningkatkan ukuran dan tenaga mesin, ukuran dan peletakan silinder beragaram dari setiap model-model motor, ada yang dipasang dengan kemiringan derajat 45 derajat (V-Twin) , dan ada pula yang dipasang dengan kemiringan hingga 90 derajat 9L-Twin) .

Silinder pada jenis mesin ini biasanya berukuran lebih ramping dan panjang sehingga menghasilkan suara knalpot yang unik, motor dengan menggunakan jenis mesin ini biasanya cenderung bertenaga dan lebih stabil dibandingkan dengan mesin V-Twin. motor yang populer dengan mesin ini antara lain : Harley-Davidson (semua model), Honda Shadow, Suzuki SV650, Ducati Scrambler 800.

Mesin In-line 

Mesin motor jenis In-line dilengkapi dengan 4 hingga 6 silinder, tergantung pada buatan mana dan modelnya, biasanya memiliki rumah blok silinder, silinder-silinder tersebut biasanya diposisikan melintang agar rapi, namun silinder tambahan maka mesin menjadi lebih lebar, mesin 6 in-line biasanya lebih bertenaga dibandingkan mesin 4 in-line. 

Motor dengan mesin In-line memiliki kelebihan lebih bertenaga dan stabil dibandingkan dengan mesih yang lebih kecil, namun bobot motor bisanya cenderung lebih berat tapi masih mudah dirawat, konsumsi bahan bakar lebih banyak tapi tidak menghasilkan torsi yang tinggi. 

Motor-motor yang populer dengan mesin ini antara lain : Suzuki GSR750, Honda CB650F, Honda CBR1000RR, Kawasaki Ninja ZX-10 R dan Benelli Sei 900.

Mesin model V4 atau V5

Mesin V4 pada dasarnya adalah menggabungkan dua mesin V-Twin dan ditumpuk diatas satu sama lain, mesin ini terdiri dari 4 silinder, semuanya ditempatkan pada bagian sudut mesin, sehingga mebutuhkan ruang tambahan untuk menopangnya sehingga membuat motor cenderung lebih berat dan perawatannya sedikit rumit. tenaganya pasti lebih bertenaga, ukuran mesin lebih kecil dari model inline-four dan getaran masih sedikit dirasakan. 

Yang populer menggunakan mesin ini yaitu ; BMW R 12000 GS, BMW R 1200 RT dan BMW R nineT

Mesin Flat- Twin

Flat-Twin dikenal sebagai mesin Boxer, tata letak mesin ini memposisikan 2, 4 atau 6 silinder yang dipasang sejajar/Horizontal dikedua sisi piston, semakin banyak silindernya maka tenaga yang dihasilkan masik besar. 

Desain mesin ini dipasang pada pusat gravitasi yang lebih rendah dengan potensi pendingin yang lebih baik, mengingat betapa jarangnya desain ini, aka kemungkinan mengalami kesulitan dalam memperbaiki dan mengganti silinder dan piston. 

Yang populer menggunakan mesin flat-twin ini yaitu BMW R 1200GS, BMW R 1200 RT dan BMW R sembilan T. 

Jenis mesin Rotary

Mesin rotari juga dikenal sebagai mesin Wankels, menggunakan rotor bukan piston untuk proses kompresi antara udara dan bahan bakar dan menciptakan adanya perputaran mesin sehingga bisa menggerakkan motor, desain mesin ini tergolong langka, tetapi beberapa perusahan pernah ada yang membangkitkan lagi memproduksinya.

mesin rotary biasanya cenderun lebih halus dan senyap, perawatan mesin mudah, rpm lebih tinggi bila dibandingkan dengan mesin yang menggunakan piston.  Yang populer menggunakan mesin rotari antara lain ; Yamaha RZ201, Hercules/DKW W-2000, Norton Classic dan Norton F1. 

Mesin Listrik

Dewasa ini Motor listrik makin santer diberitakan dan disosialisasikan, mesin ini tergolong mesin yang ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar fosil, dan memiliki dampatk pengurangan emisi karbon sehingga kontribusinya besar sekali dalam masalah perubahan iklim.

Motor listrik tidak menggunakan silinder, tidak ada piston dan tidak terjadi proses kompresi antara duara dan bahan bakar, sama seperti HP , Laptop atau alat-alat eletronik lainnya yang membutuhkan proses charger baterai untuk menggerakaan kembali bila tenaganya sudah menipis atah habis.

Motor listrik ini sudah banyak digunakan di wilayah-wilayah urban, harganya relatif ada yang murah ada pula yang lebih mahal dibanding yang menggunakan mesin-mesin yang disebutkan diatas. motor listrik ini tidak membutuhkan pengisian bahan bakar, sehingga motor listrik di klaim lebih hemat terlebih lagi bila dirumah ada panel solar cell. 

motor-motor yang populer menggunakan mesin listrik ini antara lain harley-Davidson Livewire, Zero SR/F, Lighting LS-218 dan lainnya yang semakin lama semakin menjamur. 

BACA JUGA

Latest Articles

- Advertisement -

Popular Articles

automoto.id We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications