25.4 C
Jakarta
Friday, July 19, 2024

Mercury Tahun 1949 Klasik Patina Alami ini Bertenaga Listrik

Mereka masih belum percaya kalau mobil Mercury tahun 1949 ini memiliki tenaga listrik

Automoto – “itu Benar-benar Mobil  Amerika yang khas, dari masa ketika orang Amerika tahu cara membuat mobil.” Kata seorang pria bertelanjang dada dan giginya ompong, mengintip melalui jendela setengah terbuka dari mobil Pick-upnya yang terangkat.

Kejadian diatas kerap kali terjadi setiap ada di lampu merah, beberapa generasi Baby Boomer melontarkan lirik tentang masa kejayaan Detroit dan bagaimana mobil berusia 70 tahun lebih ini unggul dibandingkan dengan mobil masa kini.

Lihatlah mobil Coupe Mercury tahun 1949 yang serba listrik ini dengan bobot seberat 2.265 kg ini berakselerasi dengan cepat tanpa suara. Memang benar, pria itu benar, ini adalah mobil Amerika sejati, mobil listrik purnajual yang dibuat secara kolaboratif oleh Stealth EV yang berbasis di Sand Diego, sebuah  bengkel spesialis Konversi mobil listrik bernama bengkel “ICON”  di Los Angeles.

Bengkel Icon ini telah melakukan overhaul secara sempurna untuk mobil Ford Bronco dan Toyota FJ Land Cruiser. penggerak listrik berperan sangat penting dalam bisnisnya. perusahaan tersebut telah mengkonversi 2 kendaraan listrik sebelum memulai dengan “Derelict” Mercury – Fiat Giardinere Tahun 1966 dan Volkswagen tahun 1977 dan sekarang ini sedang mengerjakan Ferrari 250 GTE tahun 1962 serba listrik.

Jonathan Ward selaku CED dan pendiri ICON mengatakan setelah pengujian terhadapa mobil Mercury tersebut secara ekstensif dan diuji oleh pemiliknya sendiri, akan menentukan masa depan kendaraan listrik mereka.

Ia Sangat senang dengan hal ini, namu ada liabilitas unik pada kendaraan listrik, tehnologi kendaraan listrik bergerak denga pesat dan cepat, jadi mereka mencoba membuat kendaraan listrik mereka dengan sistem sub-modular agar bisa ditingkatkan seiring berkembangnya tehnologi.

 

Ketika salah satu klien pemilik mobil Mercury ini ingin melakukan konversi, Tim Icon menjelaskan bahwa proyek ini akan dipenuhi banyak tantangan yang belum diketahuinya, tapi mereka siap menghadapinya jika proyek tersebut dimulai.

Mobil mercury eight Coupe pasca perang ini diproduksi tahun 1949 hingga tahun 1951, adalah mobil penting dalam sejarah otomotif mobil khususnya mobil street ROD, warisannya dimulai dari Sam Barris dari Barris di Los Angeles, yang membeli sendiri Mercury Eight generasi ke-3 yang baru ini di showroom dan memnbangunnya dan diberi nama “Lead-Sled”.

Barris perlahan lahan membongkar bodi mobil dan dengan hati-hati melelehkan dan membentuknya kembali bodi yang lebih halus, melakukan pemotongan, ketika salah satu pelanggan Barris bernama, Bob Hiohata melihat lead-sled ini.

Ia menyuruh Barris untuk membangun apa yang saat itu dianggap sebagais alah satu kebiasan paling berpengaruh di era klasik dan akhirnya mobil tersebut dijuluki “Hirohata Merc” tahun 1951.

Bila Mobil Mercury garapan ICon ini terlihat progresif seperti aslinya, para pabrikan mobil yang menggunakan bahan wool mungkin akan menganggapnya sebagai mobil “bastrad’ Jadi Ward tetap mempertahankan warna patina nya secara alami dan tampak sebagai sebuah karya yang cemerlang.

Untuk menjaga tradisi tetap hidup, dan mobil juga aktif untuk balapan, hampir semua yang adai di mobil Mercury ini tampak standar sampai ada orang yang penasaran mengintip mesin yang ada dibawah kapnya. 

an ternyata setelah dibuka kap mesinnya yang dijumpai adalah satu paket Baterai dan motor listrik yang dirakit dengan cerdik agar terlihat seperti mesin V8 yang dikrome dan diletakkan dibelakang mesin palsu ditanam motor induksi ganda dari AMracing yang menghasilkan tenaga sebesar 400 tenaga kuda dan torsi 470lb-ft. 

Tenaga dikirm melalui bagian belakang Dana 60, dirangkai dengan chassis art Morrison Enterprises Four-wheel independent dengan rem Brembo 6 piston. Mercury dengan motor listrik ganda dibelakali dengan catu daya baterai 85 kWH, baterai lithium-ion baterai pack dari  Tesla mdoel S, denga cell yang diposisikan secara hati-hati diseluruh chassis untuk meningkatkan distribusi bobot. 

Mercury ini memiliki kecepatan tertinggi pada 120 mph, jarak 200 mil dan dapat diisi ulang hingga penuh dalam waktu 90 menit, berkat pengisian daya cepat 125amp yang tersembunyi dibalik pelat nomer depan. proses pembangunan membutuhkan lebihd ari dua tahun dan lebih dari 3.000 jam rekayasa dan rekayasa ulang. 

ICON tidak dapat mengabaikan kemajuan sehari-hari dalam tehnologi kendaraan listrik, yang berarti banyak modifikasi di tengah proyeknya pada sistem manajemen baterai dan pengontrolnya, sebagian besar waktu pembuatan Mercury ini digunakan untuk menulis bahasa program software dan pengembangan unit kontrol suhu baterai.

Karena Mobil ini bakal digunakan di gurun Arizona yang terik, perkerjaan tersebut jatuh ditangan pakar EV Matthew Hauber, Pendiri Stealh EV, yang dengan susah payah mengadaptasi Tesla sistem manajemen termal untuk digunakan di mobil mercury yang dibangun oleh ICON.

Hauber yang telah menyelesaikan lebihd ari 25 konversi kendaraan listrik dalam dekade terahir, mengatakan mereka membuat konversi kendaraan listrik paling intuittif hingga saat ini dan menghasilkan sesuatu yang sangat istimewa,.

segala sesuatu yang ia dapatkan dari apa yang telah dilakukannya akan menjadi standar baru bagi kendaraan listrik, semua pembangunan dimasa yang akan datang, ini adalah pembangunan yang paling ekstrim yang pernah mereka lakukan dan tentu saja sekaligus paling menantang. tidak ada orang dijalan yang tidak akan menoleh untuk melihat mobil ini ketika mereka tahun kalau mobil Mercury klasik ini bertenaga listrik.

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

- Advertisement -

Popular Articles

automoto.id We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications