29.3 C
Jakarta
Friday, July 19, 2024

Budaya Lowrider Di Jepang, Arti Sebuah Kebebasan

Masuknya Budaya Lowrider di Jepang, komunitas ini menganggap jalanan adalah rumah ke dua mereka, Orang-orang Tokyo sangat menyukai dan mengapresiasi bagaimana gaya orang barat merayakan kebudayaan mereka.

Automoto – Zebra Cross Shibuya di Tokyo adalah persimpangan tersibuk didunia, sekitar 2.500 orang menyeberang jalan setiap lampu lalu lintas menyala merah. Di hari Sabtu pertama setiap bulan, tontonan gratis menjadi lebih meriah saat para pengendara komunitas mobil-mobil budaya Lowrider berkumpul disekitar Tower Record dan melintasi jantung kota Shibuya.

Berbagai macam mobil-mobil Amerika dengan tampilan yang unik seperti mobil Impala, rivieras, chopped mercure dan beberapa jenis mobil Amerika yang besar lainnya. kadang terlihat mobil berukuran besar Amerika yang melompat-lompat dan menggunakan 3 roda, seakan akan sedang menari

Orang-orang Meksiko-Amerika dulunya memang sudah mendambakan kendaraan Lowrider diekspresikan sebagai sebuah kanvas seni untuk menuangkan sebuah kebebasan dalam merayakan sesuatu. sekitar 500 ribu tentara Meksiko-Amerika pergi berperang  dimasa dunia ke-2, mereka yang berhasil kembali ke negaranya dan mendapati bahwa orang-orang Amerika masih tetap tidak berubah dan terpecah secara ras.

Akhirnya gerakan pemberdayaan Mexican-American mulai berjalan di California Selatan, budaya Lowrider menjadi simbol dari rasa ketidaksukaan, budaya orang-oarng Mexico Amerika sangatlah berbeda dengan Budaya Hot Rod yang mendominasi orang-orang Amerika Serikat. 

Budaya Mobil Lowrider bukanlah hal yang aneh, hal ini merupakan sebuah arti dari kecintaan dan apresiasi mereka terhadap budaya asing yang merayakan sesuatu dengan gaya nya sendiri bersama komunitas-komunitasnya yang sangat membangakan bagi diri mereka. 

Mobil mobil yang tampak meriah dan berwarna-warni dihiasi beberapa ornamen warna chrome pada body mobil dengan gambar Chicano pemimpinnya ataupun tokoh agama yang dipadukan dengan ornamen-ornamen garis-garis dan gambar bunga.

Mobil-mobil Lowrider tersebut biasanya dipasang Hidralik sehingga mobil bisa terangkat dan melompat-lompat dengan hanya menekan satu tombol. interior mobil ditata dengan rapi dan penuh pernak pernik hiasan. dari interiornya ini sudah jelas jika mobil-mobil lowrider ini bukan digunakan untuk balapan, tetapi untuk dinikmati sesuai dengan semboyan mereka “Low and Slow”  yang menjadi gaya hidup dalam dunia otomotif kultur dan komunitas-komunitas otomotif orang-orang Meksiko-Amerika yang telah menjadi budaya turun temurun. 

Orang-orang Jepang mengerti dan mengikuti paham “Low and slow” , ada banyak orang Jepang yang membuat komunitas Lowrider sendiri, salah satu toko kendaraan lowrider paling terkenal di Jepang yaitu Paradise Road yang dibuka sejak tahun 1987. 

tidak lama kemudian Majalah lowrider yang diluncurkan kembali mulai disebarkan keseluruh negara, berbagi budaya lowrider socal dengan pemuda-pemuda Jepang, dan klub lowrider baru bermunculan di Jepang. klub mobil lowrider yang Meksiko-amerika yang terkenal yaitu Pharaohs and majestik membuka chapter di Jepang, 

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

- Advertisement -

Popular Articles

automoto.id We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications