29 C
Jakarta
Thursday, July 25, 2024

Beijing Zero engineering : Jalan Miki Mencari Kebebasan Dengan Motoran

Sejenak kita tinjau bagaimana kultur mengendarai motor di Beijing, China yang notabena sering terjadi tarik menarik antara masa lalu dan masa kini yang dialami para pengendara motor muda setiap harinya

Automoto – Miki seorang Wanita Beijing berusia 26 tahun, bertubuh semampai, namun berkendara dengan percaya diri dan penuh semangat, Bersama kelompok club nya yang mengendarai motor Zero engineering Ia melakukan konvoi di sekitar Beijing dengan motor Zero Engineering Tipe 6. bermesin Shovelhead S&S 92,63 (1,500 cc) dengan transmisi Baker 6 percepatan.

Motor Zero Engineering Geometri tipe 6 ini cocok sekali untuk pengendara yang bertubuh kecil seperti Miki, rangka motor model Gooseneck yang rigid dengan kemiringan 33,2 derajat, sehingga jarak rangka ke permukaan jalan sekitar 26 inci dari jok motornya.

Bagian depan Zero Engineering desain klasik springer dan menggunakan roda ring 16-500 yang terlihat lebih besar mengingatkan kita pada masa lalu yang penuh nostalgia, sementara wheelbase yang panjang dan lebar didominasi dari motor ini sangat cocok untuk melewati gang-gang tua dan sempit  didaerah Hutaong, Beijing.

Kehidupan di Beijing dewasa ini berubah dengan pesat dan tak terduga oleh generasi muda kreatif seperti Miki, Mereka harus menemukan pijakan dan dengan terampil beralih antara narasi budaya dan sejarah masa lalu dan masa kini,

Bagi Miki dan teman-tamannya seantusias motor, mengendarai motor Zero Enginering melintasi kota dan sekitarnya adalah cara untuk menyalurkan aspirasinya mencari sebuah arti kebebasan. motor dapat membantu generasi muda Tiongkok menemukan kehidupan kreatif.

Miki bekerja di Beijing sebagai penata rias untuk event fashion, video, dan film. ada sekelompok anak muda seperti Miki yang juga menjalani kehidupan kreatif dan mereka sama sama berkendara motor. ada temannya yang menjadi seorang tattoo artis bernama Zhou Xiaodong alias Dong Dong yang merasakan hal yang sama seperti Miki.

Miki tinggal di pusat kota dijalanan lingkar kedua distrik Dong Cheng dimana segala sesuatunya bergaya halaman terbuka tradisional Chuantong, semuanya tampak berusia seribu tahun, sepuluh tahun lalu diwilayah ini biaya hidup sangatlah terjangkau, tetapi sekarang ini semuanya melambung tinggi.

Mereka bertemu atau kopdar selepas selesai kerja masing-masing dan melakukan konvoi santai keliling kota, Miki sendiri sudah berkendara motor kurang lebih selama 10 tahun dan telah mengendarai motor merek dan model lain selain Zero engineering. 

MiKi mengakui bahwa masih belum menemukan apa yang ia suka dihatinya, hingga akhirnya jatuh cinta dengan motor Zero Engineering yang sekarang dimilikinya. jatuh cinta pertama kali pada pandangan pertama karena gaya retronya yang ekstrem, indah dan detail, menurutnya motor ini sangat sempurna. bagi Miki motor itu adalah bagian dari keluarganya, dan bagian dari hidupnya untuk mencari sumber kebebasan”

15 tahun lalu, Milki, Dong Dong dan Kelompok Zero engineering mereka motoran di jalanan bersama jutaan orang lainnya, kini kota tempat ia tinggal terbagi menjadi kota lama dan kota baru yang didominasi oleh mobil mewah Europa dan Amerika serta motor-motor modis.

Arus lalu lintas dikawasan Dong Cheng yang lebih tradisional bagi Miki termasuk kota yang masih tenang dan dapat diprediksi serta sangat menyenangkan untuk menelusuri sejarahnya.

Beijing memiliki luas sekitar 6.300 mil persegi, 20 kali lipat luas dari Kota New York dan 12 Kali luas dari Kota Los Angeles, dengan jumlah penduduk lebih dari 21 juta jiwa. Kota terlarang terletak di tengah dikelilingi jalan lingkar konsentris yang membentang sejauh 78 mil ke pegunungan dan greatwall 9tembok china) bagian Jinshanling yang telah berdiri sejak tahun 1570 Masehi.

Tembok ini berkelok-kelok seperti ekor naga sejauh 1.300 mil melintasi lanskap se i-kering dan berfungsi sebagai pengingat utama akan kesinambungan sejarah. namun bagi kaum muda urban seperti Miki dan teman-temannya yang berkedara kuda besi, tembok adalah sebuah metafora masa lalu yang ambigu, penuh kendali dan bercampur aduk.

Perekonomian negeri Tiongkok berkembang pesat pasa awal tahun 2000-an dengan pertumbuhan yang sangat tinggi sebesar 12%. Miki, Dong Dong dan teman-tamannya harus bekerja kreatif untuk bisa menjadi bagian dari kesempatan yang ada.

Masyarakat Tiongkok tertutup dari dunia luar karena adanya filtrasi dari pemerintah, namun generasi muda seperti Miki menemukan cara menggunakan server proxy untuk bernavigasi di situs-situs internet dan melihat apa yang dilakukan generasi muda diluar sana. hal ini membukakan pikiran mereka terhadap dunia mode, konsumerisme, trend terkini, gaya dan memiliki jati diri baru dengan motoran.

Jika kalian berkendara motor di Beijing, sebagian besar merek motor ada dijalanan, dari motor yang menggunakan mesin berkecepatan agresif dan cat yang mencolok hingga merek motor Eropa dan Amerika kelas atas ada. 

Dari tahun 1930-an hingga tahun 1949 tentara nasionalis Kuomintang Tiongkok mengendarai motor India, namun saat ini mustahil untuk melihatnya dijalanan, motor dengan side-car Chang Jian memiliki sejarah yang kental dengan masa awal komunis Tiongkok.

Saat ini ada cerita tentang gudang yang penuh dengan barang-barang Chang Jian yang ditinggalkan dan berdebu dibanyak wilayah karena peraturan kualitas udara, namun motor masih banyak terlihat di jalanan lingkar luar Beijing.

Anak-anak muda yang trendi mengendarai motor bermesin boxer 750 cc di jalanan lingkar bawah Beijing dan sudah terbiasa terdengar raungan motor-motor berkubikasi besar, motor-motor besar meraung-raung dan mengelurkan asap setiap malam minggu dimusim panas, Kisah Chang Jiang adalah pelajaran sejarah awal dari motor secara global di Beijing.

Miki Menggambarkan kesehariannya dengan berkendara motor bersama teman-tamannya, mereka berkendara ke Gui Jie (Jalan hantu), menuju restoran atau cafe setiap malam, ada 100 restoran atau cafe dalam kegelapan jalan. pada malam yang hangat mereka konkow di restoran favorit mereka sebagai tempat kopdar selama berjam-jam dan makan disamping motor-motor mereka.

Budaya makan seperti ini disana disebut dengan “Ni Chi le Ma” secara kasar bila diterjemahkan kedalam bahasa indonesia berarti “Apakah kamu sudah makan?” semuanya fokus pada makanan, meja tempat dipesan, mereka makan dengan sopan, memanggang tanpa henti dan melakukan toast dengan gelas yang berisi minuman, sambil ngobrol bersama teman-tamannya.

Budaya tiongkok masa lalu bisa menjadi tatanan yang brutal dan diktator bagi anak muda seperti miki, sejarah dan protokol adalah panduan namun juga menjadi penyekat, jenis kelamin, kedudukan sosial, dan hubungan keluarga berjalan dua arah. 

Xio Shun atau Fileal piety menekankan doktrin konfusionisme tentang menghormati orang tua dan leluhur. sikap ini khususnya menuntuk kaum wanita. Miki beresiko mendapat peringatan dari orang tuanya, kerabat, tetangga dan koleganya yang terobsesi dengan pernikahan karena mengendarai motor terutamba bersama teman-taman laki-lakinya. 

Ia menghilangkan tradisi dan otoritas tetapi ini bukanlah langkah yang mudah bagi Miki, bahunya di tato secara mencolok dan ini menegaskan pendapatnya tentang penentuan nasih sendiri sekaligus penyempurnaan budaya.

Bagi Miki tato memiliki arti lain, dan mereka memiliki cerita sendiri-sendiri, cerita tentang hidup keras, hiduplah untuk diri sendiri, terimalah jadidiri dan jangan dibanding-bandingkan dengan orang lain, setiap orang adalah unik dan harus mencintai dirinya sendiri, menemukan kelebihannya sendiri, dan melakukan apa yang menjadi keahlian masing-masing.

Bagi MIkimotr adalah anggota keluarga, mereka adadalah bagian dari hidupnya, tempat untuk mencari sumber kebebasan. baginya berkendara motor di Beijing sangatlah menyenangkan dan hanya untuk bersenang-senang saja, tetapi ada juga yang serius, generasi Miki berdiri ditengah-tenagh antara masa lalu dan masa sekarang. 

Dunia yang sangat berbeda yang kita lalui saat kita berkendara, jika ia ingin menjadi kuat dan menjadi seorang seniman, maka berkat usaha kerasnya sendiri untuk meraih sebuah keberhasilan yang idnah, begitulah pemikiran Miki yang tetap harus hidup dan tetap berkendara motor untuk membantu dirinya mencari jati diri yang sebenarnya.

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

- Advertisement -

Popular Articles

automoto.id We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications