29.3 C
Jakarta
Friday, July 19, 2024

Awal Terkenalnya Mobil Porsche 356 Pertama

Beberapa orang mengatakan bahwa mobil Porsche pertama adalah tipe 64, meskipun kita dapat membantah hal tersebut, upaya awal dari perusahaan terbaik asal Jerman Ini (sebelum perusahaan porsche ada) seolah-olah membangun mobil Volkswagen yang dirancang sedemikian rupa untuk menjadi mobil sport. versi VW Kodok.

Automoto – Sebenarnya model ini sudah ada hampir satu dekade sebelum model Porsche 356 dan Ferdinand Porsche konon kemudian menempelkan emblem Porsche pada bagian depannya, namun pihak Porsche sendiri menganggap mobil porsche pertama adalah 356 sebagai model Porsche pertama.

Bukan berarti Type 356 bukanlah mobil yang penting bagi mereka, justru sebaliknya Porsche yang awal mirip dengan pesawat terbang tinimbang mobil, mobil inilah yang membuka jalan sebagai produsen mobil yang sukses dan dihormati sepanjang masa. dari DNA Porsche secara detail kita bisa perhatikan pada desain  sudut lampu depannya serta garis-garis lekukan yang ada tetap dipertahankan untuk mobil-mobil porsche selanjutnya. 

Tetapi mengapa type 64 ini tiak jadi diproduksi secara massal? yang pertama dari tiga tipe 64 dibuat untuk ikutan lomba balap dari Berlin ke Roma pada tahun 1939. tetapi kemudian pecah perang dunia ke-2, sehingga mereka mengabaikannya. 

Mobil asli tetap bertahan dan menjadi mobil pribadi Ferry Porsche anak dari Ferdinand Porsche selama bertahun-tahun, Proyek Tipe 64 akhirnya digantikan dengan tipe 356, setelah perang dunia ke-2 usai. Pabrik dikerjakan di Gmund di Austria dengan ide sederhana untuk membuat mobil berukuran kecil, lebih ringan tapi bertenaga, kemudian Ferry mulai mengerjakan mobil Porsche resmi Porsche 356#1. 

Prototip asli tersebut dibangun dengan bodi berbahan alumunium yang dikerjakan dengan tangan dan diracang oleh Erwin Komenda dipasang pada sasis rangka pipa. dan dipasang mesin Volkswagen 1120cc 4 silinder yang dimodifikasi dengan karburator Solex tunggal. 

Mesin ini awalnya dipasang pada bagian tengah mobil, bukan dibelakang seperti pada mobil VW, beberapa suku cadang VW digunakan termasuk suspensi agar bisa mengurangi biaya, itulah yang dilakukan Ferry Porsche dalam proses pembuatan mobil tersebut, tenaga yang dihasilkan yaitu sebesar 40 bhp, mobil ini meraih kemenangan gemilang di balap pertamanya yang diadakan di Innbruck pada tahun 1948. 

Tetapi Ferry tidak puas jika Porsche 356#1 tidak diturunkan ke sirkuit balap, model ke-2 yang telah dimodifikasi dan dibuat lebih halus yang kemudian bertahan sepanjang produksi, para Insyinyur Porsche kemudian memindahkan mesin kebelakang dan memaksimalkan pengaturan drivetrain yang lebih konvensional sehingga terbentuklah tipe 356#2,

Sebanyak 50 unit yang diproduksi di Gmund (masih dikerjakan dengan tangan) sebelum Ferry memutuskan dan memindahkan pabrik ke Stuttgart di Jerman pada tahun 1949. Di pabrik Baru ini bodi diganti dengan bahan baja tetapi masih dikerjakan oleh tangan, saat itu Porsche menugaskan ke bengkel Reutter untuk memasok bodi 356, dengan begitu perusahaan tidak saja menghemat biaya namun juga membuat waktu produksi lebih cepat.

 

Pada titik inilah Komenda menyempurnakan desain dari 356, mengubah desain atap mobil dan kaca depan agar lebih aerodinamis. hingga akhirnya Porsche mengakuisisi perusahaan Reutter pada tahun 60-an, yang khusus memproduksi bodi, sedang untuk jok mobil di ambil dari perusahaan recaro. 

Walaupun pada awalnya permintaan mobil Porsche 356 ini lambat, pada tahun 50-an tersiar berita bahwa mobil 2 pintu kecil yang kokoh dan sporty ini cukup menarik, tidak diragukan lagi, didukung dengan kemenangan di ajang balap di Le Mans pada tahun 1951. 

Beberapa mobil 356 dibuat lebih ringan dan bodi dibuat dari bahan alumunium untuk dijadikan sebagai mobil balap, 3 diantaranya untuk balapan di perancis, hanya 1 yang berhasil, namun hal ini cukup bagi Porsche untuk menjadi juara dikelas 1.100 cc, seiring perjalanan waktu penjualan Porsche semakin meningkat. 

Pada tahun 1951 juga diperkenalkan versi mesin 1,3 liter dan 1,5 liter yang lebih bertenaga dari mesin model flat-four dan versi asli lambat laun produksinya mulai dihentikan secara bertahap selama 2 tahun berjalan. 

pada tahun 1954 mulai didebutkan Speedster, pada dasarnya mesin ini adalah mesin versi sederhana dari 356 Roadster yang terinfluen dari mobil-mobil Roadster Amerika. bodi mobil dirancang dan dibuat oleh Erich heuer dari perusahaan Glaser karosserie yang memproduksi bis.

Mobil-mobil tersebut diperuntukkan untuk berkompetisi di sirkuit dengan joki balap Amatir dan berhasil meraih prestasi yang gemilang, lantaran mobil model speedster ini kaca depannya lebih rendah, jok mobil model bucket, dan interiornya sangat minimalis.  Puncak kejayaan 356 ini tiba pada tahun yang sama dengan diperkenalkannya mesin Carrera 4 camshaft bertenaga 110HP. 

Berikutnya terbentuklah Tipe 356 A, B dan C yang dimulai di akhir tahun 1955 dengan dua versi A, masing-masing dikenal dengan Tipe 1 dan Tipe 2. sekali lagi ini meruakan penyempurnaan lebih lanjut dari model awal 356 dengan suspensi yang lebih bagus dan desain kaca depan model baru serta dashboard yang empuk.

Jajaran mesin diperluas dengan penambahan unit boxer 4 silinder 1,6 liter berpendingin udara dan mesin Carrera 4 camshaft yang telah disebutkan sebelumnya. sedang untuk model B menggantikan versi A pada tahun 1959 dan sudah dilakukan pembaharuan, bodi mobil baru ini dikenal dengan T5 dan T6, desain bodi benar-benar baru dan yang paling mencolok grill atau kisi-kisi yang ada pada bagian bagasi belakang. 

Kemudian mesin ditingkatkan menjadi 1,6 liter dan dipasang pada model GT Coupe dengan tenaga sebesar 134 bhp, mesin 2.0 ltier dilengkapi dengan mesin baru dan rem dipasang rem cakram pada model Carrera 2 pada tahun 1962. demikian pula dengan suspensinya tak luput dari pembaharuan. 

Untuk model C atau SC dibuat dengan model Coupe atau cabriolet, mesin C memiliki fitur karburator Zenith dan menghasilkan tenaga sebesar 75bhp yang sama tenaganya dengan 356B Super, sedangkan tipe SC menggunakan karburator Solex valve ganda, dengan keluaran tenaga sebesar 95bhp, semuanya dilengkapi dengan rem cakram. 

Produksi mobil tersebut kemudian dihentikan pada tahun 1965 dan mesikipun pada awalnya berbagi dengan komponen dari mobil VW, dan akhirnya memisahkan diri dengan perusahaan vw sehingga kesamaan-kesamaan yang dimiliki lambat laun mulai berbeda. 

Meskipun model 356 mengalami berbagai inkarnasi, pada dasarnya tetap sama, baik model coupe, convertible maupun roadster. Ferry Porsche berharap 356#1 aslinya tetap bertahan dan memberikan motivasi untuk tetap berinovasi dalam pengembangan mobil mereka.

Ia tetap berpegang teguh pada pendiriannya mesin dipasang dibagian belakang mobil dan berpendingin udara, dan tata letak roda penggerak belakang, dan gearbox manual transmisi 4 percepatan. berbagai generasi 356 secara praktis tidak dapat dibedakan oleh mata, tetapu hal ini menunjukkan betapa gigihnya mereka, hingga ahirnya diproduksi model 911. 

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

- Advertisement -

Popular Articles

automoto.id We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications